Kemnaker: Pekerja Kena PHK Tembus 40 Ribu Orang Tahun Ini
Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengungkap jumlah tenaga kerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia sepanjang tahun 2026 telah mencapai sekitar 40 ribu orang. Pernyataan ini disampaikan oleh Mediator Hubungan Industrial Ahli Madya Kemnaker, Heru Widianto, dalam diskusi bertajuk “Mencari Format Peraturan Ketenagakerjaan yang Melindungi dan Mendukung Daya Saing” di Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026).
Angka tersebut merupakan bagian dari tren fluktuasi PHK sejak pemulihan pascapandemi Covid-19. Heru merinci, pada 2021 tercatat 127 ribu orang ter-PHK, turun menjadi 25.114 orang di 2022, naik kembali menjadi 64.855 orang di 2023, 77.965 orang di 2024, 88 ribu orang di 2025, dan kini mendekati 40 ribu hingga kuartal ketiga 2026. Berdasarkan situs Satu Data Kemnaker, periode Januari hingga Juli 2026 mencatat 43.805 pekerja terdaftar dalam program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) akibat PHK.
Jawa Barat kembali menjadi provinsi dengan kontribusi PHK terbesar, yakni sekitar 20,16 persen dari total nasional. Data BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan jumlah pekerja berstatus nonaktif akibat PHK selama Januari hingga Agustus 2026 justru mencapai 98.080 orang, dengan klaim JKP menyentuh 54.116 kasus. Perbedaan angka ini mengindikasikan bahwa dampak PHK yang sebenarnya mungkin lebih luas dibandingkan data resmi yang tercatat.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Said Iqbal sebelumnya menyebut bahwa gelombang PHK tidak semata disebabkan melemahnya daya beli domestik, melainkan juga dipicu kondisi geopolitik global, penurunan permintaan ekspor, serta gangguan rantai pasok industri tekstil, garmen, dan alas kaki yang berorientasi ekspor. Pemerintah bersama serikat buruh kini memperkuat upaya mitigasi agar angka PHK dapat ditekan melalui komunikasi intensif dengan kalangan pengusaha.
Sumber: CNN Indonesia, 24 September 2026 — https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260924145408-92-1407800/kemnaker-sebut-pekerja-kena-phk-tembus-40-ribu-orang-tahun-ini
