Uncategorized

13.044 Pekerja di Jabar Terdampak PHK, Pemprov Percepat JKP dan Buka Akses Kerja Baru

Bandung (ANTARA) — Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengintervensi dampak gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa 13.044 pekerja sepanjang Januari hingga September 2026. Langkah perlindungan ekonomi dilakukan melalui percepatan pencairan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dan Jaminan Hari Tua (JHT), serta peluncuran aplikasi pasar kerja digital Nyari Gawe untuk mengembalikan pekerja terdampak ke sektor formal.

Data Satu Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan Jawa Barat menyumbang sekitar 20,45 persen dari total 63.789 pekerja yang melaporkan PHK secara nasional melalui sistem JKP. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, I Gusti Agung Kim Fajar, menyatakan pemenuhan hak-hak keuangan dan klaim jaminan sosial menjadi prioritas utama untuk menahan penurunan tingkat kesejahteraan keluarga pekerja.

Koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat agar akses terhadap JKP dan JHT dapat dicairkan sesuai ketentuan. Di samping perlindungan sosial, Pemprov Jabar memangkas birokrasi rekrutmen melalui integrasi ekosistem Nyari Gawe. Hingga 9 Oktober 2026, aplikasi tersebut mengonsolidasikan 704.121 pencari kerja dengan 714 perusahaan, menyediakan 24.085 peluang kerja, dan berhasil mengembalikan 1.209 tenaga kerja ke sektor ekonomi formal.

Sebagai strategi jangka panjang, Disnakertrans Jabar mengarahkan pekerja terdampak untuk masuk ke ekosistem ekonomi kreatif dan manufaktur bernilai tambah tinggi melalui unit pelatihan keliling (Mobile Training Unit) serta pendampingan kewirausahaan. Program ini mendorong transformasi dari pencari kerja menjadi pelaku usaha mandiri.

Poin Penting

  • 13.044 pekerja di Jabar terdampak PHK (Jan-Sep 2026) — tertinggi nasional.
  • Pemprov percepat JKP dan JHT bersama BPJS Ketenagakerjaan.
  • Aplikasi Nyari Gawe mengembalikan 1.209 pekerja ke sektor formal.
  • Strategi jangka panjang: pelatihan vokasi dan pendampingan kewirausahaan.

Sumber: ANTARA News (megapolitan.antaranews.com), Oktober 2026. Gambar referensi: ANTARA FOTO (Hari Buruh Internasional 2026).