Koalisi Buruh Gelar Aksi Besar 6 Oktober 2026, Kawal Pengesahan RUU Ketenagakerjaan di DPR
Jakarta — Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6 Oktober 2026), untuk mengawal langsung pembahasan akhir Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan. Aksi ini menjadi puncak rangkaian demonstrasi yang direncanakan selama tiga hari sebagai bentuk pengawasan langsung terhadap proses legislasi yang menyangkut nasib pekerja di seluruh Indonesia.
Koordinator aksi Sunarno menyampaikan bahwa buruh membawa 11 tuntutan utama, termasuk penghapusan sistem outsourcing secara menyeluruh, pembatasan masa Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maksimal satu tahun, serta perlindungan hukum yang lebih luas bagi pekerja platform digital dan buruh migran. Menurut Sunarno, draf RUU yang diterima buruh belum sepenuhnya mengakomodir aspirasi pekerja, terutama terkait sistem pengupahan dan struktur kontrak kerja.
Pihak kepolisian menerjunkan total 11.261 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, unsur TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta pengamanan internal DPR untuk memastikan aksi berjalan tertib. Aksi ini juga mendapat perhatian dari berbagai federasi serikat pekerja yang menyatakan akan terus mengawal hingga RUU disahkan sesuai amanat Mahkamah Konstitusi sebelum 31 Oktober 2026.
Sumber: ANTARA News (29 September 2026), Kompas.com (29 September 2026), CNN Indonesia (6 Oktober 2026).
